Pak Jamal Selalu Menangis Setiap Terkenang Kyai (Bag. 2)
Kenangan Pak Jamal dengan Kyai Mahmud dan Kyai Uzairon sangat mendalam. Setiap mengingat masa itu, dia sering tak kuasa menahan air matanya.
Informasi yang disusun dengan ringkas, jelas, dan dekat dengan kehidupan warga.

Kenangan Pak Jamal dengan Kyai Mahmud dan Kyai Uzairon sangat mendalam. Setiap mengingat masa itu, dia sering tak kuasa menahan air matanya.

Tidak ada papan nama. Tidak ada promosi. Namun, Warung Kopi (Warkop) Pak Pegon sudah begitu melegenda di Temboro. Nama warung ini bahkan kerap disebut para kiai Temboro dalam ceramah mereka.

Dua orang penulis beda generasi, Ayah dan Anak, menyuarakan pentingnya pendidikan bagi masyarakat melalui dua buah buku.

Rombongan umroh dari Temboro yang dipimpin KH Ubaidillah Ahror mendarat dengan selamat di Bandara Juanda Surabaya. Rombongan akan disambut di AL-Masjid dan dilepas oleh KH Ubaidillah.

Buku Kronik Tiga Abad Temboro karya Dadang Budiana ternyata telah menjadi salah satu koleksi Perpustakaan Umum Kabupaten Magetan.

Tragedi WTC yang terjadi 25 tahun lalu, masih terus menjadi perbincangan masyarakat internasional. Temasuk sorotan dari warga Indonesia yang pernah merasakan dampak peristiwa itu.

Sosok perawat bunga di Temboro ini ternyata orang penting. Beliau adalah salah seorang yang pernah ikut menyertai rombongan dakwah tabligh dari Pakistan. Rombongan ini adalah jamaah yang pertama kali mengenalkan dakwah tabligh kepada Kyai Mahmud Kholid Umar.

Nama Ki Mageti cukup masyhur di Magetan, namun kisahnya belum banyak terungkap.
Jawaban dibatasi pada konten publik Kabar TEMBORO.